sorry teman..
lama gw gagh urus nie blog.
sibuk... (sok sibuk)
dan setelah sekian lama, cuma ini yang bisa gw tulis...
emg puasa taon ini rada2 ga nyenengin gitu,.gw sndiri ga tau alesannya,. pokoknya adaaaa aja yang bikin gw ga mood.
oiya.,,gw paling demen k-lo maghrib tiba ;p
September 09, 2009
Oia...eo..
Juli 02, 2009
Gita Gutawa

PARASIT
[intro] C#m Fm 2x
C#m F#
Petir membangunkan ku
B E
Dari mimpi burukku
C#m F#
Selama ini ku hanya terperangkap
B E
Dalam medan magnetmu
C#m F#
Baru kusadari
B E
Kau seperti parasit
C#m F# B
Minta ini itu kau minta padaku
E
Dengan semau mu
A B E/G# A
Cukup sudah ku kini mulai gerah
A B G# C#m
Ku perlu oxigen untuk aku bernafas
F# Bm E
Tanpamu
[chorus]
A Bm
Pergi kau keujung dunia
C#m D
Dehidrasi di gurun sahara
A B E
Hilang di segita bermuda
A Bm
Pergi kau keluar angkasa
C#m D
Hiportermia di kutub utara
A Bm B E
Hilang di samudra antartika
A D A D
Dan jangan kembali (parasit parasit parasit parasit)
A D A D
Kau memang parasit (parasit parasit parasit parasit)
[intro]C#m F# 2x
C#m F#
Mulanya malu-malu
B E
Lalu jadi benalu
C#m F# B
Minta ini itu kau minta padaku
E
Dengan semau mu
A B E/G# A
Cukup sudah ku mulai naik darah
A B G# C#m
Ku seperti bom atom yang siap meledak
F# Bm E
Karnamu
A
Dan jangan kembali (paraasit parasit)
D A
Kau memang parasit (paraasit parasit)
D A
Minta dibayarin (paraasit parasit)
D A
Minta ditraktirin (paraasit parasit)
D A
Minta dianggarin (paraasit parasit)
D A
Minta dijemputin (paraasit parasit)
D A
Minta ditelponin (paraasit parasit)
D A
Minta di sms-in (paraasit parasit)
D A
Minta dibeliin (paraasit parasit)
A
Dasar kau parasit ah...
klo denger lagu yang satu ini, bikin ketawa2 sendiri kan?? unik gitu. yah, termasuk suara yang nyanyi juga unik...
Aluna Sagita Gutawa (atau lebih dikenal dengan Gita Gutawa; lahir di Jakarta, 11 Agustus 1993; umur 15 tahun) adalah penyanyi remaja Indonesia yang memiliki suara sopran.
Gita yang beragama Islam ini merupakan anak dari penata musik Lutfi Andriani - Erwin Gutawa mendalami musik sejak kelas 2 SD. Suara sopran gadis belia ini mampu membawakan lagu ber-genre pop klasik dengan high pitch-nya. Sebelum meluncurkan album self-titled-nya, Gita Gutawa terkenal sebagai penyanyi cilik yang berduet dengan vokalis ADA Band, Dony ‘ADA Band’ dengan lagu "Yang Terbaik Bagimu (Jangan Lupakan Ayah)". Lagu ini menjadi hits dalam album Heaven of Love dan sukses terjual sebanyak lebih dari 850 ribu kopi membawa Donny dan Gita sebagai nominasi Duet Terbaik Kategori Pop AMI Awards. Gadis berzodiak Leo dan bershio Ayam sejak kelas 2 SD mulai belajar piano klasik di Yayasan Musik Jakarta dan kini memperkuat ilmu musiknya dengan mempelajari piano jazz dan gitar akustik. Tidak hanya itu, agar vocal Gita terasah dan mantap, dia berguru di bawah asuhan Aida Swenchen (di PSAI) dan Catharina Leimena.
Album pertama Gita Gutawa bertajuk namanya sendiri atau self-titled album. Album ini beraliran pop klasik dengan produksi album dibuat dengan serius mengingat mixing dan mastering lagu-lagu dilakukan di Sydney, Selain itu turun tangannya ayah Gita yang untuk mem-produseri sendiri album buah hatinya ini. Alumni SMP Al Izhar Pondok Labu bekerja sama dengan beberapa composer terkenal dalam pembuatan albumnya. Nama besar papanya, lalu juga ada Andi Rianto, dan Pink Pitt berperan sebagai arranger, sedangkan nama besar pengarang lagu seperti Glenn Fredly, Melly Goeslaw, Harry Budiman, Dewiq, Khrisna dan Donni ‘ADA Band’ hingga Eross Candra ‘SO7’ berperan sebagai pengarang lagu dalam album perdana Gita Gutawa. Gita membintangi film series dalam promo album yang disiarkan di SCTV. 2 serial film TV (FTV) telah dia bintangi, yaitu AAC atau Ajari Aku Cinta dengan 5 episode dan ALAC atau Ajari Lagi Aku Cinta dengan 12 episode menandakan suksesnya album pertama Gita. Penjualan album gadis yang doyan makan sushi ini meraih Platinum Awards dengan mencapai penjualan lebih dari 150 ribu kopi dalam 4 bulan saja.
Sukses dalam album solonya, Gita mendapat kesempatan untuk mengisi album soundtrack beberapa film. Gita mengisi soundtrack film Love dan film Laskar Pelangi yang berhasil menjadi salah satu film indonesia terlaris pada tahun 2008.
LYM (liburan yg membosankan)
liburan ini boring abis. capek kebanyakan. klo di sekolahan,pas masa2 masuk, kita pengen istirahat, minta libur. Begitu libur, bosen. Karena lagi bokek kali ya?? klo ada anggaran dana buat liburan, kan enak tuh. Bisa hepi2 ma temen2.
ya udah lah.nikmatin aja,liburan yang enggak menyenangkan ini. Mungkin yang ngalamin ini gue aja kali y???nasib...nasib...
Mei 28, 2009
Bela Gaza, dengan Musik

You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight
Sering denger pasti. bahkan pak nur cholis udah nunjukin di depan kelas, siapa pencipta lagu ini. yups, dia adalah Michael heart, yang peduli ma Gaza, lewat hal yang ia kuasai, musik...
Michael Heart, adalah pencipta sekaligus penyanyi Amerika Serikat. Ia lahir di Suriah dan kedua orangtuanya berasal dari Suriah. Nama aslinya Annas Allaf, sedangkan Michael Heart adalah nama panggungnya. Heart tumbuh dengan berbagai latar belakang budaya. Ia besar di Swiss, Austria, Timur Tengah, dan Amerika Serikat.
Heart mulai memainkan gitar dan piano pada usia 10 tahun. Ketika remaja, ia mulai menggubah lagu dan menyanyikannya sendiri. Setelah lulus dari jurusan teknik audio (audio engineering) di Full Sail University, California, tahun 1990, Heart pindah ke Los Angeles. Heart membuka studio rekaman lokal di rumahnya dan disana ia mengasah kemampuannya sebagai seorang teknisi rekaman dan gitaris.
Heart telah bekerja sama dengan sejumlah artis terkemuka selama 18 tahun terakhir, misalnya Brandy, Will Smith, Toto, Natalie Cole, The Temptations, Phil Collins, Patty LaBelle, The Pointer Sisters, Earth Wind & Fire, Ricky Lee Jones, Lou Rawls, Jesse McCartney, Hillary Duff, Jessica Simpson, Jennifer Paige, Al Jarreau, K-Ci & Jojo, Deborah Cox, Monica, Taylor Dayne, Keiko Matsui, Steve Nieves, Luis Miguel dan Tarkan. Heart juga fasih dalam berbahasa perancis. Hal ini mempermudah langkahnya untuk sejumlah artis perancis: Calogero (The Charts), Marc Lavoine, dan Veronique Sanson. Ia juga pernah bekerjasama dengan produser David Foster. Sebagian besar pekerjaan Heart di dalam studio, namun, Ia juga berkeliling sebagai gitaris flamenco dan menjadi personel band smooth jazz , Jango.
Heart memperoleh perhatian dunia ketika ia menulis lagu We Will Not Go Down, yang merupakan bentuk simpatinya atas tragedi pembantaian Israel ke Gaza, Akhir Desember 2008 hingga Januari 2009. Lagu ini ia sediakan secara gratis untuk di-download dari situs pribadinya, namun ia menyarankan dalam situsnya untuk memberikan donasi untuk Gaza melalui United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East.
Hingga 9 Februari 2009, We Will Not Go Down telah di-view hingga 1,021,000 kali di Youtube, mp3-nya di-download sebanyak 325,000 kali, dan telah mendapatkan email respon sebanyak 10,000 email, komentar dan pesan.
Heart juga merilis album bertajuk Unsolicited Material yang beraliran pop/rock dengan tema yang serius, misalnya kekerasan rumah tangga (Finally Free) perzinaan (Living in Sin), dan perang (Damaged World).
Mei 17, 2009
Black Metal, Aliran Sesat

Banyak tulisan2 mengupas tentang Black Metal. Katanya, Black Metal itu salah satu aliran sesat. Lho??? Emang agama, pake sesat-sesatan segala? Nah, itu dia. Disamping nyanyi, mereka juga ngelakuin ritual2 pemujaan terhadap setan dan menghina Tuhan. Melakukan kejahatan adalah ibadah, sedangkan orang yang ngelakuin kebaikan dibilang pengecut... Whatever, baca sendiri deh.
Black metal diawali oleh band Venom pada tahun 1982 lewat album berjudul Black Metal. lalu diikuti oleh band-band seperti Bathory, Mayhem, Mercyfull Fate, Hellhammer/Celtic Forst. semua band ini ter-Influence sama Venom. Band Black metal masih cenderung bermain Thrash metal. Pada awal 80an sampai 90an, Black metal sangat berkembang di daerah Skandinavia oleh band diatas tadi. Jenis musik metal ini juga termasuk jenis metal underground. Black metal mempunyai Sub-genre bernama NSBM , Neo Nazi Black metal dua komunitas tersebut termasuk yang berpengaruh di komunitas Underground.
Black metal adalah salah satu bagian dari aliran musik cadas seperti death atau trash metal. Aliran musik ini seringkali dikaitkan dengan pemujaan terhadap setan karena anggota bandnya menggunakan simbol-simbol gelap, misalnya pakaian yang serba hitam. Aliran musik ini dikenal dengan pengaruh-pengaruh setan atau pagan serta hal-hal yang ghaib.
Black metal muncul pada awal tahun 1980an, mendahului munculnya aliran-aliran musik metal ekstrim yang makin beragam dan ikut melibatkan unsur permainan 'Ilmu Hitam'. Akar musik ini diciptakan oleh seorang gitaris asal Norwegia Øystein Aarseth (1968–1993). Ia menyebarkan kampanye anti Kristen, menghina Tuhan dan mengagungkan setan lewat lagu-lagunya. Dan group musik yang beraliran metal cenderung melakukan pelanggaran yang diatur norma agama seperti minum minuman beralkohol dan sex bebas.
Mei 11, 2009
Jadi Rocker Sehat, dgn sXe

Pernah denger idiom "sex, drugs, and rock and roll"? Menyeramkan ga? Tapi, apa iya, sampai sekarang dunia musik dan pelakunya masih gitu-gitu aja? Tanpa perubahan atau keinginan untuk mengubah menjadi lebih baik?
Eits, kalem bro... pernah denger sXe (straight edge)?
itu yg bkln gw tampilin. aliran ini, rock, hardcore, punk, tapi jauh dari yang namanya obat, rokok, minum, en sex bebas... keren ga??? Baca deh,artikelnya,. en jadilah musisi yg sehat!!!
Tepat Mei ini, di akhir warsa 60-an, Mick Jagger dan Keith Richards dari Rolling Stones sedang menghadapi persidangan gara-gara di rumah mereka ditemukan berbagai macam obat terlarang. Akhirnya duo rocker itu ditangkap polisi, walau akhirnya mereka dibebaskan, tapi masalah drugs selalu membayangi Rolling Stones.
The Beatles di era kejayaannya, konon sering memakai LSD sebagai media kreatif mereka buat nyiptain lagu. Konon, lagu "Help!" dari The Beatles adalah lagu pertama yang dibuat di bawah pengaruh LSD. Bukan rahasia juga, kalau beberapa musisi di negeri ini sempat terjebak narkoba, bahkan sampai ada yang tewas karenanya.
Dari situ muncullah idiom "sex, drugs, and rock and roll". Menyeramkan ya? Tapi, apa benar, sampai sekarang dunia musik dan pelakunya masih gitu-gitu aja? Tanpa perubahan atau keinginan untuk mengubah menjadi lebih baik?
Eits, jangan apatis dulu apalagi mikir kalau anak band bisanya seneng-seneng doang. Soalnya di tahun 80-an, pernah muncul sebuah gerakan yaitu straight edge (juga disebut sXe dan xXx).
Apa sih sebenernya straight edge itu? Yuk, kita bahas bareng-bareng.
Straight edge adalah sebuah gerakan yang menolak kegiatan seperti merokok, pemakaian obat-obatan terlarang, minum minuman beralkohol, dan seks bebas. Mereka yang menganut paham ini, enggak pernah melakukan aktivitas seperti itu. Hmm, secara sederhana aja, kita bisa ngelihat kalau straight edge ini nguntungin kesehatan. Ya, kan?
Lalu, apa lagi sih yang bisa kita tarik dari gerakan ini? "Straight edge ini bisa dibilang sebagai sempalan dari filosofi positif anak-anak punk, perlawanan mereka terhadap hal yang tidak mereka sukai seperti kekerasan" ujar Dr. Selly Riawanti, dosen Antropologi Universitas Padjadjaran. So, kalau gitu straight edge bisa juga diartikan sebagai gaya hidup, komitmen pribadi, filosofi, sampai ke subkultur musik hardcore punk.
Ya, hardcore punk, musik yang identik dengan pogo! Bukan tanpa alasan kenapa aliran musik ini memegang peranan penting movement straight edge ini. Band Minor Threat (selengkapnya baca box --red.) adalah yang memelopori gerakan straight edge ini. Tahun 1981, sang vokalis Ian MacKaye merasa jenuh dengan gaya hidup brutal anak punk, yang akhirnya menjadikan stereotipe anak punk sebagai berandalan yang hobi menghancurkan diri sendiri. "Waktu itu kan scene punk identik dengan self destruction," ujar Noor Al-Kautsar a.k.a Ucay Rocket Rockers. "Ini adalah pemberontakan Ian MacKaye pas lihat banyak anak punk yang rusuh dan nge-drugs," tambah Roma Maleakhi, vokalis Sherasupersweet.
Ian MacKaye lantas menciptakan sebuah lagu berjudul Straight Edge. Sebuah lagu dengan lirik straight to the point. Simak, nih:
Bagian terakhir tadi diulang terus-terusan, sampai akhirnya beberapa orang yang merasakan hal yang sama menjadikan straight edge ini sebagai pemberontakan positif mereka dan sempat menjadi trend. "Sesuatu yang dilabelkan itu kan pasti akan dianggap lebih keren, anak muda kan lebih tertarik dengan sesuatu yang keren-keren, daripada denger orang ceramah. Ya, kan?" urai Ucay pada belia.
Tapi Ucay sendiri mengaku menjadi straight edge sejak 1998 bukan karena label keren or what so ever."Dulu di sekolah gua, banyak banget junkie dan temen-temen gua satu per satu meninggal. Waktu itu, gua mikir, kalau bukan gua yang melakukan perubahan, siapa lagi?" tambah Ucay.
Alasan lain diungkapkan oleh Roma yang bilang kalau dari dulu dia emang enggak suka dengan rokok apalagi minuman beralkohol. "Udah dari kelas 2 SMA sih, tapi waktu itu belum tahu banyak soal straight edge, jadi belum berani bilang kalau saya straight edge. Pas nongkrong di Riotic, saya dapet banyak info soal straight edge, baru saya berani bilang kalau saya adalah straight edge!" urainya panjang lebar. Roma juga menambahkan kalau pogo dan menikmati musik itu bisa kok dalam keadaan sadar. Setuju!
Lain lagi dengan Sar*, vokalis DEADMAYA, yang enggan mengakui bahwa dia adalah seorang straight edge. "Saya enggak suka memanggil diri saya seorang straight edge, karena banyak anak Jakarta yang ngaku-ngaku seperti itu tapi merokok dan minum juga," tegas pengagum Jonathan Davis ini (dikutip dari majalah Encore #3 --red.).
Efek jadi penganut straight edge kayak gimana sih? Well, Roma dan Ucay setuju kalau badan mereka jadi lebih sehat. "Paling setahun sekali sakitnya, itu pun hanya flu, hehehe. Pikiran juga lebih jernih," ucap Ucay.
By the way, gerakan straight edge identik juga dengan tanda X hitam di punggung tangan sebelah kiri dan kanan. Awalnya sih, tanda X ini dipakai sebagai tanda agar anak-anak punk yang masih di bawah umur biar enggak bisa beli minuman keras. Kalau ditelusuri, simbol ini diambil dari album The Teen Idles.
Ucay sendiri sering menggambar tanda X itu di tangannya saat manggung bersama bandnya. Penonton yang melihat pun memerhatikan dan mereka bertanya kepada Ucay. "Sebagian ada juga yang tertarik, yah sedikit edukasi lah soal straight edge," kata Ucay sembari bilang kalau ini adalah kampanye pribadi bukan atas nama Rocket Rockers.
Hmm, emang agak berat ya enggak merokok atau minum alkohol di lingkungan yang nampaknya identik dengan dua hal tadi? "Dulu waktu masih di Serang, mungkin saya sering ngerasa sendiri. Tapi, dasarnya emang enggak suka sih," kata Roma. Jangan salah, lho … toleransi di lingkungan kayak gini justru tinggi banget. Bukan sekali dua kali, Ucay dan Roma ditawari minum bir oleh band lain dan mereka menolak. Mereka kaget tapi habis itu minta maaf. Santai sih, ujar Roma. Anggota band lain yang kebetulan enggak menjalankan straight edge juga santai-santai aja tuh. Asyik, kan?
Intinya sih, Belia bisa mendapatkan respek dari siapa pun tanpa harus maksain diri merokok, minum minuman keras, nge-drugs juga free seks. Jelas-jelas semua kegiatan tadi, apalagi kalau rasa tanggung jawab masih kurang, bisa ngerugiin Belia. Respect bisa kalian dapatkan dengan menjadikan diri kalian yang terbaik. As simple as that.
Kalau misalnya, sampai hari ini masih ada yang ngomong Belia cupu kalau enggak merokok, minum minuman keras, nge-drugs apalagi free seks, duh (sorry nih) kayaknya lebih cupu orang yang punya pendapat tadi. Lagian rugi berat kalau di masa tua nanti, kita malah jatuh sakit akibat mencari respek dengan cara tadi. It’s a big no no. Cuekin aja. Gimana? Tertarik menjadi straight edge?! ***
Mei 03, 2009
Sea Dragon yg "ga" serem

Gue mw curhat2 dikit nie. Dulu, sekitar 3 tahun yang lalu, gw en temen2 angkatan 12 (VADAZ) SMP mTA, berkunjung ke ANCOL tepatnya Sea World Indonesia. Disana, banyak banget ikan, dari yang ukurannya segede ikan teri, sampe yang gedenya segede balita ada semua. ada ikan yang mirip banget ma ikan lele, tapi gedenya kira2 5X ukuran lele normal. Tapi yang paling menarik, Dragon Sea. Naga Laut. wah, gw pas liat dipintu depan dah ga sabar liat aslinya segede apa. Kan diceritra dongeng2, Naga itu gedeeeee banget. Tapi Ternyata....
Ok kwan, sebelum gw lanjutin, simak dulu asal-usul hewan unik ini. Sea Dragon merupakan biota yang hanya dapat ditemuin di perairan selatan Australia. Sea Dragon ada dua jenis yaitu Weedy Sea Dragon (Phylloptery taeniolatus), dan Leafy Sea Dragon (Phycodurus eques). Kedua jenis Sea Dragon ini bisa tumbuh mencapai panjang 45 cm. Gue ulangin, 45 cm (itu udah paling gede). Dengan bentuk badan dan warna tubuh yang dapat berubah pada bagian depan tubuhnya dan rumbai–rumbai di tubuhnya bak daun menjadi cara utamanya untuk menyamar (basa kerennya:kamuflase) dan menghindar dari predator mereka.
Karena hidupnya pada suhu sekitar 15o C, untuk dapat menampilkan di SeaWorld Indonesia diperlukan peralatan dan keahlian khusus. Gw kebetulan pegang besi yg terhubung langsung ama aer dalam aquarium. Dingin bo...!
SeaWorld Indonesia punya Sea Dragon dari jenis Weedy, untuk jenis yang ke dua yaitu Leafy waktu itu blom ada. entah klo sekarang.
Naga laut yang berada di Australia Selatan, bukan berasal dari legenda ataupun mitos, tetapi berasal dari bentuknya yang menyerupai seekor naga (katanya). Klo menurut gw lebih mirip sampah plastik.
Naga laut makan udang-udang kecil dan ikan-ikan kecil. Hidupnya di daerah ganggang laut (kelp) dimana si doi ga terlihat oleh pemangsanya. Rumbai-rumbai yang menghiasi tubuhnya sbnernya perpanjangan dari kulitnya, warnanya disesuaikan dengan lingkungannya mulai dari hujan, kuning, merah. Berenangnya tidak cepat, dengan mengerakkan sirip punggung dan sirip pektoralnya untuk melaju ke kanan, samping dan bahkan kebelakang. (Wduh, udah kayak ilmuan aja gw)
Naga laut terdiri dari 3 jenis, dimana 2 jenis ditemukan di Australia bagian selatan, yaitu Weedy Sea Dragon dan Leafly SeaDragon dan 1 lagi ditemukan di barat daya australia hingga NTB yaitu Ribbon Sea Dragon. Penasaran ingin lihat aslinya, datang aja ke SeaWorld Indonesia di Ancol Jakarta!!!!




