Januari 28, 2009

Rock From Kuta



Nama tendensius Superman Is Dead (SID) dicomot dari Stone Temple Pilot’s “Superman Silvergun”. Namun karena dianggap miskin konotasi, zonder rasa bersalah secara sewenang-wenang nama tersebut lalu diganti menjadi “Superman Is Dead” - yang seenak udelnya dimaknai sebagai: tak ada manusia yang sempurna.


Nama tendensius Superman Is Dead (SID) dicomot dari Stone Temple Pilot’s “Superman Silvergun”. Namun karena dianggap miskin konotasi, zonder rasa bersalah secara sewenang-wenang nama tersebut lalu diganti menjadi “Superman Is Dead” - yang seenak udelnya dimaknai sebagai: tak ada manusia yang sempurna.
Bermarkas di Kuta Rock City. Beranggotakan 3 pemuda asal Bali berusia 20-an, baik hati, bijak bestari, tepo seliro, dan jarang sembahyang, yaitu: Bobby Cool (beer drinker, lead vocal, guitar, well-known as “The Bastard Child of Fat Mike” since his voice sounds pretty similar with that NOFX frontman), Eka Rock (beer drinker, bass, backing vocal, warm smilin’ Rock ‘N Roll bandman), Jerinx (hairwax junkie, drum, beer drinkin’ Rock’N Roll prince charming).
Pada mula kemunculan, akhir 95, SID pekat teracuni warna Green Day & NOFX. Seiring beringsutnya waktu, inspirasi musikal SID bergeser ke genre Punk ‘N Roll a la Supersuckers, Living End & Social Distortion. Imej yang frontal hendak ditonjolkan oleh SID ke publik, self-described as: “Blitzkrieg 3-chordsabilly Beer Punk Rock” (think raw energy of Ramones vs Living End meets Supersuckers + Sid Vicious’ nihilism yet supersonicaly fueled with beer-soaked Rockabilly attitude… Ribet, kan? Horeee…) SID sendiri telah menerbitkan 3 indie album (Case 15 - thn 95; Superman Is Dead - thn 99; Bad, Bad, Bad - Maret 2002, berformat mini album - berisikan 6 lagu). Menuju pelebaran skala wilayah pencapaian publik, fajar 2003 SID - bekerjasama dengan Spills Record - merilis ulang “Bad, Bad, Bad” dalam bentuk single (4 lagu). Maret 2003, SID menandatangani kontrak dengan Sony Music Indonesia. Yang oh mengejutkan, Sony Music berbesar hati mempersilakan SID riang gembira terus bernyanyi dalam lirik mayoritas berbahasa Inggris. Tepatnya 70% Inggris, 30% Indonesia. Wow. Sony Music nekat (namun terukur)? Atau beranggapan sudah saatnya menancapkan jejak monumental? Atau semata capek/males/bosen/ngantuk dibombardir ewuh pakewuh etos adiluhung Punk Rock oleh kontingen big badass Balinese beer band bernama SID? Whoa… (Hey, whatever it is, the history of Indonesian Punk Rock has just begun. And miracles are real, mind you).
Kilas balik, pra-tragedi bom SID agresif diundang berkiprah di kafe-kafe internasional di seantero Kuta yang mana SID dipersilakan memuntahkan gubahan sendiri (baca: bukan sebagai cover band). Esensial dicatat, untuk skala lokal hal ini belum pernah terjadi sebelumnya di Bali. Di masa silam, legiun band yang beraksi di pub-pub di Kuta hanya diijinkan mengusung ciptaan orang lain an sich.
Popularitas SID perlahan kian menjulang ketika satu demi satu tembang SID - yang dominan berlirik Inggris - ultra frekuentif diputar di radio-radio lokal berpengaruh ya di Bali ya (melebar) ke Jawa >dus, percaya atau tidak, lagu-lagu SID malah telah gencar juga diperdengarkan di radio-radio di Australia, Swedia dan jazirah Skandinavia lainnya.
Langkah fenomenal SID bisa disebut dimulai pada Agustus 2002 saat menjadi band pembuka Hoobastank di Hard Rock Hotel, Kuta, Bali. Kemudian tengah September ‘02 SID duhai mencengangkan sukses mengobrak-abrik Senayan di acara Puma Street Games. Berlanjut Desember 02 SID digjaya meluluhlantakkan PL Fair. Berikutnya diwawancara oleh MTV Sky, M97 FM, Prambors, dsb, serta masif diekspos oleh hampir seluruh majalah remaja populer nasional. Di Hai edisi tahunan 2002-2003 - bersama Rocket Rockers - SID dimunculkan sebagai The Next Big Thing. Pun oleh MTV Trax SID dinobatkan sebagai band potensial 2003.
Epos Punk Rock paling mutakhir, SID telah merampungkan proses rekaman bersama Sony Music dengan judul album “Kuta Rock City” dan hingga minggu ke-3, um, telah terjual puluhan ribu kopi.



[+/-] baca semua

Punk ala Endank


Endank Soekamti adalah grup musik (band) asal Yogyakarta yang beranggotakan tiga personal: Ari (drum), Dori (gitar), dan Erik (bas dan vokal). Grup ini banyak menggunakan idiom punk dalam bermusik, meskipun tidak mengusung ideologinya. Lirik-liriknya terkesan "semaunya"

Endank Soekamti adalah grup musik (band) asal Yogyakarta yang beranggotakan tiga personal: Ari (drum), Dori (gitar), dan Erik (bas dan vokal). Grup ini banyak menggunakan idiom punk dalam bermusik, meskipun tidak mengusung ideologinya. Lirik-liriknya terkesan "semaunya", kadang-kadang kasar, dan "nyeleneh", khas humor Yogyakarta. Nama grup musik ini diambil dari nama dua perempuan yang memiliki kesan dalam kehidupan personilnya. Kata "Endank Soekamti" dapat juga dianggap pelesetan dari idiom "enak sekali".
Grup ini berdiri pada Januari 2001. Kariernya diawali dari manggung dari satu panggung pertunjukan ke panggung lainnya di seputaran Yogya dan Solo, terutama pada acara-acara mahasiswa. Pada tahun 2003 mereka merilis album pertama, Kelas 1, dengan hit "Bau Mulut" di bawah label Indie, dan terjual 75 ribu kopi. Album kedua dirilis 2004 di bawah nama Pejantan Tambun dengan 16 lagu. Album ketiga dirilis 2007 dengan nama Sssttt...!!!. Album pertama diproduksi di bawah label "Proton Record" dan album kedua dan ketiga di bawah "Warner Music Indonesia".
Penggemar grup ini dijuluki "Kamtis".



[+/-] baca semua

METALLICA


Metallica adalah band yang muncul di scene underground awal 1980an yang berkembang menjadi band rock mainstream raksasa. Dengan penjualan album yang mencapai 57 juta unit didalam AS dan 35 juta unit diluar AS, mereka menempati posisi ke 18 sebagai salah satu artis penjual album terbesar yang terdaftar dalam Recording Industry Association of America.

Metallica adalah band yang muncul di scene underground awal 1980an yang berkembang menjadi band rock mainstream raksasa. Dengan penjualan album yang mencapai 57 juta unit didalam AS dan 35 juta unit diluar AS, mereka menempati posisi ke 18 sebagai salah satu artis penjual album terbesar yang terdaftar dalam Recording Industry Association of America.
Metallica dibentuk di California tahun 1981 oleh drummer Lars Ulrich dan gitaris/vokalis James Hetfield. bassist Ron McGovny kemudian bergabung dan dinyusuli Dave Mustaine. McGovney pergi setelah berkonflik dengan Mustaine dan posisinya diganti Cliff Burton. Sifat Mustaine yang agresif dan sering bermasalah dengan obat dan alkohol mengakibatkan dia dipecat oleh Ulrich dan Hetfield. Posisinya diisi Kirk Hammet, seorang murid Joe Satriani. Mustaine kemudian membentuk Megadeth.
Band mendapatkan namanya sewaktu Ulrich diajak promoter metal San Francisco, Ron Quintana, untuk bantu memilih nama dari daftarnya untuk dijadikan nama majalah barunya. Daftarnya terdapat nama Metallica. Ulrich menyarankan Metal Mania untuk mejalah Quintana dan memilih Metallica untuk band yang baru dia bentuk.
Bersama Megadeth, Slayer dan Anthrax, Metallica merupakan salah satu dari empat tokoh thrash metal pada era 1980an.
Album pertama Kill ‘Em All dirilis 1983 via Megaforce. Album pertama ini menjadi contoh sound dasar Metallica untuk era 1980an dengan khas vokal dan irama berat dari Hetfield.
Tahun 1984 mereka menndatangani kontrak dengan Elektra Records dan merilis Master of Puppets, album yang dianggap fans sebagai album terbaik Metallica.
Sewktu tur di Eropa pada tahun 1986, bassist Cliff Burton meninggal dunia di Swedia dalam kecelakaan bis dan posisinya diganti Jason Newsted. Tahun 1988, Mereka membuat …And Justice for All dengan musik yang komplek secara struktural. …And Justice for all dinominasi Grammy dengan kategori Best Hard Rock/Metal Performance Vocal or Instrument namun Grammy tersebut diraih Jethro Tull. Tahun berikutnya mereka baru memenangkan Grammy dan setelah itu menerjun ke dunia musik rock mainstream. Video “One” diputar terus menerus oleh MTV.
Album berjudul Metallica yang sering disebut The Black Album dirilis 1991 dengan mentargetkan audiens yang jauh lebih luas. Album mencapai no. 1 dalam Billboard dan bersertifikasi platinum dalam beberapa minggu. Album ini menjadi album paling populer Metallica dan hit-nya “Enter Sandman” menjadi lagu Metallica yang paling dikenal luas.
Kemudian pada Load (1996) dan ReLoad (1997), tempo metal yang cepat diganti dengan nada gitar yang bluesy, permainan slide guitar dan steel guitar, hurdy-gurdy dan violin. Sebagian fans menyindir mereka sebagai Poptalica, Alternica dan bahkan Lica saja. Beberapa lagu dari Load dan Reload sering diputar radio-radio AS.
Untuk album berikutnya, mereka men-cover lagu-lagu dari sejumlah artis yang mempengaruhi mereka, mulai dari The Misfits, Thin Lizzy, Black Sabbath sampai ke Nick Cave dan Bob Seger.
Tahun 1999, Metallica dilantik ke San Francisco Walk of Fame dan pada bulan berikutnya, mereka merekam dua pertunjukan dengan San Francisco Symphony Orchestra dan merilisnya dengan judul S&M.
Metallica menciptakan kontroversi dengan menuntut Napster yang 300.000 anggotanya memperjual-belikan seluruh katalog lagu Metallica didalam situs. Mereka juga menuntut beberapa universitas yang mengizinkan Napster dioperasikan dalam kampus. Penuntutan ini mengakibatkan ejekan sejumlah situs yang mengatakan band yang mengawali karirnya dari scene underground yang sering memperjual-belikan rekaman bootleg live sudah menjadi mata duitan. Metallica menjawab apa yang mereka permasalahkan adalah perdagangan ilegal materi studio mereka, bukan bootleg live.
Jason Newsted meninggalkan Metallica pada 2001. Berbagai wawancara mengungkapkan pengunduran dia diakibatkan keinginannya untuk membuat CD dan melakukan tur bersama band pribadinya, Echobrain, namun keinginan tersebut selalu dihadang oleh Hetfield. Posisinya diganti Robert Trujillo, eks bassist Suicidal Tendencies yang juga pernah main bersama band Ozzy Osbourne, Infectious Grooves dan Black Label Society. Newsted kemudian bergabung ke band legendaris thrash metal Kanada, Voivod, dan secara menarik menggantikan posisi Trujillo dalam Ozzfest 2003.
Album kedelapan mereka, St. Anger (2003), menanjak ke posisi no. 1 dalam chart. Album dibuat kasar dan tak terpoles untuk merespon ke pihak yang klaim Metallica telah kehilangan kekerasan sound mereka. Namun, sound kasar yang tanpa banyak gitar solo ini dikritik fans yang tidak menyukainya. Toko CD bekas dibanjiri CD yang dijual oleh fans yang kecewa. Meskipun dikritik, St. Anger memenangkan Grammy 2004.
Tahun 2006, Metallica mengakhiri kerjasama 15 tahun dengan produser Bob Rock dan menjalinkan kerjasama baru dengan produser legendaris Rick Rubin, yang biasa menangani album Beastie Boys, Red Hot Chili Peppers, Weezer, Audioslave, Slipknot, System of a Down, Johnny Cash, LL Cool J, Jay-Z dan Slayer. Rubin dan Metallica sedang mengerjakan sebuah album studio baru yang akan dirilis dalam waktu dekat.
- Peter Soemarko
Discography
Album
1983 Kill ‘Em All
1984 Ride the Lightning
1986 Master of Puppets
1987 The $5.98 E.P.: Garage Days Re-Revisited (EP)
1988 …And Justice for Al
1991 Metallica
1993 Live Shit: Binge & Purge (Live boxset)
1996 Load 5
1997 ReLoad
1998 Garage Inc.
1999 S&M
2003 St. Anger
2004 Some Kind of Monsters



[+/-] baca semua

Guns 'n Roses


Guns N' Roses (GNR) adalah kelompok musik hard rock dari Amerika Serikat yang mulai terkenal di akhir 1980-an dan awal 1990-an. Mereka pertama melejit lewat album 1987 Appetite for Destruction dan kemudian menerbitkan dua album berbarengan Use Your Illusion I dan Use Your Illusion II.

Guns N' Roses (GNR) adalah kelompok musik hard rock dari Amerika Serikat yang mulai terkenal di akhir 1980-an dan awal 1990-an. Mereka pertama melejit lewat album 1987 Appetite for Destruction dan kemudian menerbitkan dua album berbarengan Use Your Illusion I dan Use Your Illusion II.
Sound Guns N’ Roses terdapat gabungan hard rock/heavy metal gaya Led Zeppelin dan Aerosmith dengan keindahan blues dan country gaya Rolling Stones. Di era hair metal akhir 80an dimana band-band memainkan musik sederhana dengan mengandalkan wajah-wajah manis, Guns N’ Roses memainkan musik rock yang kompleks dan “jelek”, dan menyingkirkan wajah-wajah manis ber-makeup tersebut dari scene. Bad attitude yang mereka proyeksikan - kemarahan, kekerasan, keanehan dan kecanduan - menyebalkan banyak pihak namun memenangkan massa penggemar yang sangat besar. Bahaya kerusuhan dalam konser mereka menyebabkan mereka dijuluki “band paling berbahaya didunia”. Dengan tren musik sekarang yang mengarah ke hip hop, Guns N’ Roses merupakan band rock & roll terakhir yang menjadi legenda.
Band dibentuk tahun 1985 di Los Angeles oleh penyanyi Axl Rose, gitaris Tracii Guns, gitaris Izzy Stradlin, bassist Ole Beich (kemudian diganti Duff McKagan) dan drummer Rob Gardner. Nama diambil dari gabungan dua band yang mereka main sebelumnya - Hollywood Rose dan L.A. Guns. Sewaktu Tracii Guns dan Rob Gardner terhalang hadir dalam salah satu show di Seattle, Rose mengajak gitaris Slash dan drummer Steven Adler yang baru dia kenal untuk bergabung. Tahun berikutnya, Slash dan Adler resmi bergabung dan membentukkan lineup Guns N’ Roses yang paling terkenal.
Band menendatangani kontrak dengan Geffen Records dan album debut Appetite for Destruction dirilis Agustus 1987. Sewaktu dirilis, single “Welcome to the Jungle” kurang laku, tapi setelah bos Geffen Records David Geffen menelepon MTV untuk meminta penambahan waktu penayangan, “Welcome to the Jungle” di-request terus-menerus. Single kedua ,”Sweet Child of Mine”, mendapat penayangan berat baik radio maupun MTV dan menjadi smash hit. “Welcome to the Jungle” kemudian dirilis ulang dan sewaktu “Paradise City” muncul, album sudah mencapai no. 1 berkat tur yang sukses. Baik “Welcome to the Jungle”, “Sweet Child O’ Mine” dan “Paradise City” ketiga-tiganya menjadi single top 10. Sampai hari ini, Appetite for Destruction terjual 20 juta unit lebih dan menjadi album debut terlaris sepanjang masa. Cover album asli terdapat ilustrasi surreal berakhirnya sebuah pemerkosaan. Setelah diprotes, desain diganti dan unit yang terlanjur dijual menjadi barang koleksi langka.
Tahun 1988, Guns N’ Roses diundang untuk tampil di Monster of Rock Festival di Castle Donington, Inggris bersama Megadeth, KISS dan Iron Maiden. Sewaktu Guns N’ Roses muncul di pentas, 100.000 penonton mulai melompat dan mendesak kedepan sampai dua penonton terinjak mati. Band meneruskan permainan karena tidak mengetahui insiden itu. Guns N’ Roses menjadi bintang dalam festival tersebut dengan penampilan yang luar biasa.
Perilaku anggota band selalu menjadi sorotan media. McKagan, Slash dan Adler sering terlihat teler diatas dan dibawah panggung. Slash dan McKagan bahkan muncul di American Music Awards bergaya mabuk dan mengucapkan kata kasar. Geffen Records meminta perilaku mereka diperbaiki. Rose juga mengancam akan membubarkan band jika mereka terus-menerus mabuk dan mengonsumsi obat secara berat.
Tahun itu juga mereka rilis EP G N’ R Lies, yang separuh dari album merupakan rekaman live dari EP Live ?!*@ Like a Suicide yang dirilis 1986 dan separuhnya lagi berisi lagu-lagu akustik.
Tahun 1990, Guns N’ Roses kembali ke studio untuk merekam album baru yang berambisi besar. Selama sessi rekaman, drummer Steven Adler tidak sanggup menjalankan tugasnya akibat kecanduan cocaine dan heroin dan dipecat. Posisinya diganti Matt Sorum, drummer The Cult. Disaat yang sama, keyboardist Dizzy Reed masuk sebagai anggota penuh. Band merekam materi yang cukup banyak untuk sebuah album ganda, namun memutuskan merilis Use Your Illusion I dan Use Your Illusion II secara individual pada 1991. Use Your Illusion I masuk ke posisi 2 di chart dan Use Your Illusion II masuk ke posisi 1. Menyusul peluncuran album, band menjalankan tur panjang yang sukses hingga 1993.
Tahun 1991, Izzy Stradlin mengundurkan diri dari band karena tidak cocok dengan Rose lagi. Dia diganti gitaris dari Los Angeles Gilby Clarke. Namun setelah The Spaghetti Incident dirilis, Gilby Clarke juga meninggalkan band. Band kemudian meng-cover “Sympathy for the Devil” dari Rolling Stones untuk soundtrack film Interview with the Vampire. Rose memasuki teman lamanya, Paul Tobias, untuk mengisi posisi Clarke. Tobias menggunakan solo gitarnya untuk mix terakhir lagu tersebut dan membuat Slash tersinggung. Slash akhirnya keluar dari band pada 1996 dan posisinya diganti Robin Finck. Tahun berikutnya, drummer Matt Sorum juga dipecat setelah bertengkar dengan Rose dan dinyusul perginya Duff McKagan. Saat itu, Rose ditinggal menjadi anggota tunggal Guns N’ Roses.
Tahun 1998, Axl Rose kembali ke studio dengan gitaris Robin Finck (eks Nine Inch Nails), gitaris Paul Tobias, bassist Tommy Stinson (eks The Replacements), keyboardist Dizzy Reed, drummer Josh Freese (The Vandals) dan ahli sound effect Chris Pitman. Tahun 1999 mereka rilis lagu “Oh My God” untuk soundtrack film End of Days. “Oh My God” direncanakan berfungsi sebagai lagu perkenalan album baru Chinese Democracy, namun album tersebut tidak kunjung selesai dan sampai hari ini sudah memakan waktu 10 tahun dan biaya 13 juta dollar AS.
Ahli gitar avant-garde, Buckethead, bergabung dengan Guns N’ Roses untuk bertampil di konser Las Vegas dan Rock in Rio Festival pada 2001. Paul Tobias meninggalkan band karena frustasi atas penundaan album yang tiada batasnya dan posisinya diisi Richard Fortus (eks Psychedelic Furs). Tahun 2002, band menjadi headline di beberapa festival dan konser di Asia dan Eropa, dan kemudian sebuah tur di Amerika untuk mendukung Chinese Democracy. Maret 2004, Buckethead meninggalkan band sehingga band harus membatalkan jadwal mereka di Rock in Rio pada Mei 2004.
Peberuari 2006, beberapa demo Guns N’ Roses yang berjudul “Better”, “Catcher In The Rye”, “I.R.S.” dan “There Was a Time” bocor ke internet. Bulan itu juga, band mengumumkan akan memulai tur ke Eropa bulan Mei untuk menjadi headline di Download Festival dan Rock in Rio. Sebelum berangkat ke Eropa, 4 pertunjukan pemanasan dilakukan di kota New York, dengan Bumblefoot bergabung menjadi lead guitarist menggantikan posisi Buckethead. Sewaktu di New York, Rose muncul dalam acara radio Friday Night Rock dan mengungkapkan Chinese Democracy akan dirilis musim gugur 2006 dan disertai tur Amerika.
- Peter Soemarko
Discography
Album
1986 Live ?!*@ Like a Suicide (EP)
1987 Appetite for Destruction
1988 G N’ R Lies (EP)
1991 Use Your Illusion I
1991 Use Your Illusion II
1993 The Spaghetti Incident?
1999 Live Era: ‘87-’93
Single
1987 It’s So Easy
1987 Welcome to the Jungle
1988 Sweet Child O’ Mine
1988 Welcome to the Jungle
1989 Paradise City
1989 Sweet Child O’ Mine (re-mix)
1989 Patience
1989 Nightrain (re-issue)
1990 Civil War
1991 You Could Be Mine
1991 Don’t Cry
1991 Live and Let Die
1992 November Rain
1992 Pretty Tied Up
1992 Knockin’ on Heaven’s Door
1992 Yesterdays
1993 Ain’t It Fun
1994 Hair of the Dog
1994 Estranged
1994 Since I Don’t Have You
1994 Sympathy for the Devil
1999 Oh My God




[+/-] baca semua

Avenged Sevenfold


Avenged Sevenfold terbentuk pada tahun 1999 di Orange County, California. Album pertama mereka, Sounding the Seventh Trumpet direkam ketika mereka masih berumur 18 tahun. Album ini dirilis dengan label Good Life Recordings, tetapi setelah gitaris Synyster Gates masuk Avenged Sevenfold, album ini dirilis ulang dengan label Hopeless Records. Lagu "To End The Rapture" juga direkam ulang, kali ini ditambahkan dengan permainan gitar Synyster Gates.
Mereka cenderung memainkan nuansa agresif pada vokal, gitar, dan drum (bass tetap statis).

Avenged Sevenfold terbentuk pada tahun 1999 di Orange County, California. Album pertama mereka, Sounding the Seventh Trumpet direkam ketika mereka masih berumur 18 tahun. Album ini dirilis dengan label Good Life Recordings, tetapi setelah gitaris Synyster Gates masuk Avenged Sevenfold, album ini dirilis ulang dengan label Hopeless Records. Lagu "To End The Rapture" juga direkam ulang, kali ini ditambahkan dengan permainan gitar Synyster Gates.
Mereka cenderung memainkan nuansa agresif pada vokal, gitar, dan drum (bass tetap statis). Dengan sentuhan yang dinamis, mau keras atau lambat, mereka tetap menggunakan harmonisasi yang luar biasa dan komposisi yang teratur. Sebut saja lagu-lagu yang sedikit melow, seperti Seize The Day dan Dear God, gitarnya tetap di drop Dm seperti halnya metal-metal kebanyakan. Kemudian, ciri khasnya selain komposisi dan drop, Syn memasukkan nuansa sweep picking (arpeggio) di hampir semua lagunya. Keindahan sweep picking yang dipadukan dengan kromatik, slide, dan teknik-teknik lainnya bisa kita dengar di lagu The Wicked End. Kemudian selain itu, tidak lupa juga sentuhan akustik yang membawa suasana seperti di Hawaii, bisa kita dengar di lagu Sidewinder. Tapi, satu lagi ciri khas yang tidak pernah lepas dari mereka, menduetkan gitar Syn dan Zacky, memakai double bass dengan tempo yang beberapa kali lipat beat-nya dari biasanya.
Ini dia personel mereka:
 M. Shadows - vokal
 Synyster Gates - gitar melodi, piano, vokal
 Zacky Vengeance - gitar ritmik, vokal
 Johnny Christ - bass, vokal
 The Rev - drum, perkusi, vokal, piano



[+/-] baca semua

hai....


welcome to my site...
ini ku buat untuk
diriku sendiri,
dan kamu...


welcome to my site...
ini ku buat untuk
diriku sendiri,
dan kamu...

Website ini saya buat bukan hanya untuk iseng-iseng semata. Saya buat site ini untuk memenuhi tugas TIK yang dilimpahkan oleh guru kami tercinta, Bapak Wahono S,Si. Selain itu ,juga untuk mempopulerkan diri saya (he..10x) yang gak penting ini. Di web ini
akan saya sajikan beberapa artikel atau berita tentang…. Pokoknya tulisanlah… dan yang pasti ada tulisan-tulisan yang menyangkut musik,’coz musick is my life. Terutama tentang band favorit saya,”GARASI II”.
Ok ga perlu panjang lebar (padahal masih dikit..)
Silakan liat-liat.. Mari…


[+/-] baca semua

GARASI II


Gw kira, garasi terbentuk lewat acara macam dream band gitu. Ternyata belakangan gw baru tw, klo mereka terbentuk karena ada proyek film itu.
Mereka awalnya dianggap tidak punya bakat, namun para personil band Garasi bisa membuktikan bahwa mereka punya bakat untuk ikut ambil alih di dunia musik ini.


Gw kira, garasi terbentuk lewat acara macam dream band gitu. Ternyata belakangan gw baru tw, klo mereka terbentuk karena ada proyek film itu.
Mereka awalnya dianggap tidak punya bakat, namun para personil band Garasi bisa membuktikan bahwa mereka punya bakat untuk ikut ambil alih di dunia musik ini.

Ini dia personil-personil Garasi.


Aiu Ratna, Fedi Nuril dan Aries Budiman. ketiga anak muda ini emang antusias banget dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan bernada sinis. maklum, Garasi terbentuk karena sebuah proyek film garapan Agung Sentausa. sehingga kabar nggak mengasyikkan bilang kalo aksi dan karya-karya yang mereka buat ini hanya bagian dari akting. “jujur aja, kalo kita dibentuk berkat proyek film Garasi. dan karakter kita terbangun lewat sebuah skenario. tapi dalam prosesnya selama enam bulan itu kita juga dituntut untuk membuat sebuah musik yang orisinil dari kita sendiri” ungkap Fedi Nuril.

tentang prestasi-prestasi mereka, jangan tanya. segudang prestasi udah pernah mereka dapet.




Aiu Ratna

Cewe kelahiran Magelang, 6 maret 1985 ini lumayan banyak prestasi dalam bidang tarik suara. Pertama, dari tahun 1993-996 pernah menyabet gelar juara pertama ajang nyanyi di tingkat SD. kedua, di tahun 2001 Aiu menjuarai parade band se-Jateng dan se-DIY. ketiga, Aiu juga pernah ikut audisi Indonesian Idol sampai babak 60 besar, namun karena sakit akhirnya Aiu tidak dapat melanjutkan ke babak selanjutnya. tapi, Indra Lesmana yang pada saat itu menjadi salah satu juri tau bahwa Aiu punya kualitas suara yang oke banget. Aiu pun direkomendasikan ke Mira Lesmana untuk ikut kasting film Garasi, dan ternyata Aiu sukses. di band Garasi, ia menjadi gitaris sekaligus vokalis. lagu-lagu yang berhasil menghasut para penggemarnya salah satunya adalah Awakening. Di lagu ini, suara aiu bener-bener dieksploitasi. Semua kelebihan suaranya yang Rock abis itu, bisa dinikmatin. Kita bakal ikut ngangguk2in kepala.



Fedi Nuril


Cowo yang bernama lengkap Fedrian Nuril ini lahir di jakarta, 1 juli 1982. Fedi mengawali karirnya di dunia modelling dan akting. pada saat ikut kasting film garasi dia agak pesimis tentang kemampuan bermusiknya karena dia jarang latihan band lagi, karena kesibukkannya di dunia modelling dan akting. pada saat Fedi masih SMA, dia pernah mempunyai band namun karena kesibukan itu dia jadi lupa untuk nge-band. cowo yang udah sering ber-akting ini berada di posisi gitaris, backing vocal, keyboard dan sequencer (kalo gak salah). kalo dilita-liat emang agak maruk tapi memang itu kebisaan dia. di lagu Garasi yang berjudul Teriak dia menjadi backing vocal dengan teriakan-teriakannya yang dahsyat. Bagi yang gak suka rock, memang rada bikin budeg. Tapi kalo rock lovers yang denger, ya udah. Dahsyat .




Aries Budiman

Cowo kelahiran Sukabumi, 31 Maret 1984 ini mempunyai banyak prestasi di bidang musik. pertama, Aries pernah menjadi the best drummer di kota kelahirannya tahun 2001. kedua, se-Jabotabek, DKI Jakarta dan tingkat nasional pun pernah mengakuinya sebagai drummer oke selama kurun waktu 2 tahun. ketiga, Aries pernah memnela band Omellet sebagai additional player. dari prestasi-prestasinya tadi sudah bisa ditebak kalo di band Garasi dia diposisi drummer. di lagu Teriak dia berhasil membuat lagu itu menjadi lebih asyik karna gebukan drum-nya.


Nah, tuh dia sekilas tentang para punggawa garasi. Gossip-gosipnya, mereka bakal nyari bassis. Tapi sampe album kedua mereka lahir, kita gak liat ada orang baru disana. Cuma tampilan warnanya yang beda. Dulu, orange, kuning, hitam. Sekarang hitam, abu-abu, merah. Keren juga sih. Tapi klo isi lagunya, gw rasa album pertama lebih gigit (bukan berarti album kedua gak keren).



[+/-] baca semua

Ingar Bingar Band INDIE Bandung

Memimpin di depan, suara parau Ayu Ratna dengan lengkingan gitar dengan efek distorsi. Di belakangnya, pukulan drum Aries Budiman. Hilang satu di antara delapan lagu milik grup band Garasi, yang sekaligus menjadi original soundtrack film Garasi mengalir dalam tempo sedang.

Memimpin di depan, suara parau Ayu Ratna dengan lengkingan gitar dengan efek distorsi. Di belakangnya, pukulan drum Aries Budiman. Hilang satu di antara delapan lagu milik grup band Garasi, yang sekaligus menjadi original soundtrack film Garasi mengalir dalam tempo sedang.

Andy Ayunir, penata musik Garasi, menyebut genre musik band itu rock elektronik alternatif, aliran musik yang memadukan rock dengan instrumen elektronik. Ciri warna musik genre ini, efek distorsi gitarnya diperkaya alat-alat elektronik seperti synthesizer, sampler, atau sequencer.

Dari genre yang dibawakannya beranggotakan Fedi Nuril, Ayu Ratna, dan Aries Budiman, band ini mengingatkan pada ingar-bingar berbagai band indie yang lahir, terutama, di Bandung, Jawa Barat. Boleh dibilang, musik Garasi senapas dengan Burger Kill, Forgotten, Full of Hate, Jeruji, Jasad, Koil, Pas, dan Puppen.

Ingar-bingar band indie di Kota Kembang mulai membuncah sejak 1994. Adalah Reverse, sebuah studio musik di bilangan Sukasenang, yang ikut menyemaikan berbagai band itu. Band yang sempat dibesarkan Reverse, antara lain, Pas dan Puppen. Pada 1993, Pas menjadi band Indonesia pertama yang merilis album secara independen. Sementara Puppen, dibentuk pada 1992, bubar tahun 2002 adalah pionir hardcore lokal yang telah menelurkan tiga album.

Saat ini, ada puluhan label independen atau indie label di Bandung yang merekam pelbagai album band indie di kota itu: Spills Records, Harder, Riotic, Apocalypse Records, Distorsi, dan Fast Forwards Records. Yang disebut terakhir sempat merilis album grup Mocca, yang meledak di pasaran. Sekadar catatan, meski sama-sama bagian dari industri, yang membedakan indie label dengan major label adalah spirit kebebasannya. Juga semangat pertemanannya.

Untuk memasarkan albumnya, band-band muda itu menitipkan rekamannya berformat kaset atau cakram padat (CD) ke distro distribution order. Ini satu toko kecil yang juga menjual kaus oblong, celana panjang, tas, papan selancar, dan aneka aksesori buatan industri rumahan. Misalnya, Anonim, Airplane, Ouval, Riotic, dan 347.

Berbagai radio di Kota Kembang ikut menyemaikan band indie. Pada 1992, lewat tangan dingin Samuel Marudut (almarhum), lahirlah sebuah program di radio GMR: memutar demo rekaman pelbagai band baru asal Bandung dan sekitarnya. GMR juga ikut mempopulerkan keberadaan sejumlah band yang berasal dari luar Bandung.

Sementara itu, radio lain di Bandung, Ardan, OZ, dan Ninetyniners, mempunyai acara tangga lagu atau charts yang khusus menampung band indie. Band itu tinggal mengirim kaset atau CD demo album ke radio-radio tersebut. Stasiun radio itu kemudian menyeleksinya untuk ditempatkan dalam daftar peringkat.

Sepak terjang komunitas indie juga dieskpos cukup intens lewat majalah. Pelopornya Revograms Zine, yang terbit pada 1995. Ini fanzine (majalah fotokopian) musik pertama di Indonesia terbitan komunitas indie di Ujungberung, Bandung. Lalu muncul fanzine indie lain, seperti Swirl, Tigabelas, dan Membakar Batas. Setelah itu, terbit majalah Trolley dan Ripple pada 1996. Trolley tutup pada 2002, sementara Ripple berubah format dari majalah saku menjadi format majalah standar. Ripple bertiras sekitar 7.000 eksemplar dan kini tersebar di Bandung, Jakarta, Yogyakarta, Malang, dan kota-kota di luar Jawa.

Pelbagai acara musik underground di sejumlah tempat di Bandung juga menyuburkan band indie. Ada pentas musik underground yang kerap digelar di Gedung Olahraga Saparua, Festival Dago yang belakangan digelar di sepanjang Jalan Dago, Pasar Seni ITB, dan konser-konser musik di sejumlah SMA.

Yang jelas, Garasi dan band sejenisnya yang menjamur di Tanah Air belakangan ini memang bukan gerakan perlawanan atau semacam counter culture. Mereka hanyalah kaum muda yang ingin mengerjakan sesuatu seperti keinginannya dengan cara semampunya. Mereka mewakili gerakan kaum muda yang bersemboyan D.I.Y, singkatan Do It Yourself alias kerjakan sendiri.

[+/-] baca semua